YAPPI mendukung ketahanan pangan Indonesia melalui program edukasi, pelatihan, penerapan teknologi, serta kemitraan strategis dengan pemerintah, swasta, dan masyarakat.
Di sektor peternakan, YAPPI berkomitmen meningkatkan produktivitas ternak dengan pendekatan berbasis sains dan teknologi. Program yang dijalankan meliputi penerapan sistem biosekuriti untuk mencegah penyakit, pengelolaan kesehatan hewan, serta pengembangan pakan lokal yang murah dan berkualitas. Dengan cara ini, peternak dapat menekan biaya produksi sekaligus meningkatkan kualitas daging, susu, maupun produk turunan lainnya, sehingga mampu memenuhi kebutuhan pangan hewani secara berkelanjutan.
Di sektor peternakan, YAPPI berkomitmen meningkatkan produktivitas ternak dengan pendekatan berbasis sains dan teknologi. Program yang dijalankan meliputi penerapan sistem biosekuriti untuk mencegah penyakit, pengelolaan kesehatan hewan, serta pengembangan pakan lokal yang murah dan berkualitas. Dengan cara ini, peternak dapat menekan biaya produksi sekaligus meningkatkan kualitas daging, susu, maupun produk turunan lainnya, sehingga mampu memenuhi kebutuhan pangan hewani secara berkelanjutan.
Potensi kelautan Indonesia sangat besar, dan YAPPI hadir untuk memastikan pengelolaannya dilakukan secara bijak dan berkelanjutan. Program kami mencakup pelatihan budidaya perikanan modern, penguatan rantai dingin (cold chain system) untuk menjaga mutu hasil laut, serta diversifikasi produk olahan agar memiliki nilai tambah. Dengan dukungan teknologi dan pendampingan, nelayan maupun pembudidaya ikan dapat meningkatkan hasil tangkapan, mengurangi kerugian pasca panen, dan membuka akses pasar yang lebih luas, baik domestik maupun ekspor.
Potensi kelautan Indonesia sangat besar, dan YAPPI hadir untuk memastikan pengelolaannya dilakukan secara bijak dan berkelanjutan. Program kami mencakup pelatihan budidaya perikanan modern, penguatan rantai dingin (cold chain system) untuk menjaga mutu hasil laut, serta diversifikasi produk olahan agar memiliki nilai tambah. Dengan dukungan teknologi dan pendampingan, nelayan maupun pembudidaya ikan dapat meningkatkan hasil tangkapan, mengurangi kerugian pasca panen, dan membuka akses pasar yang lebih luas, baik domestik maupun ekspor.
Sayur organik, pakan ternak fermentasi, ikan siap pasar.
Alur distribusi: Petani/Nelayan → YAPPI → QC → Pasar/Mitra.
Wilayah cakupan:
Testimoni:
Kursus 5 hari pertanian modern.
Workshop gizi & pengolahan pangan.
Pelatihan budidaya perikanan.
Pendampingan kelompok tani (3 bulan).